USB Not Recognized: Mengatasi Kegagalan Windows Mendeteksi Perangkat USB

Pesan Error USB Devices Not Recognized
Anda mungkin pernah melihat pesan error di samping ini dan mengalami hal seperti berikut. Anda sedang bekerja dengan perangkat USB, entah itu printer, flashdisk atau harddisk. Tiba-tiba tanpa dinyana hardware tersebut diam membisu, alias tidak berfungsi. Anda mendapatkan pesan error “USB Device Not Recognized” tiap kali Anda memasukkan kembali device tersebut ke port USB. Apa yang terjadi?

Ada beberapa jawaban yang bervariatif. Saya sudah menyusunnya berikut solusi masalah masing-masing. Anda bisa memilih sesuai dengan kemungkinan terdekat dengan kasus yang Anda alami. Permasalahan yang menyangkut pesan errorUSB Not Recognized‘ adalah sebagai berikut:

1. Permasalahan Paling Umum
Device/Perangkat yang sedang Anda pakai termasuk dalam perangkat yang rawan terhadap perubahan arus listrik dan gangguan listrik statis. Salah satu device yang sering mengalami hal ini adalah USB Flashdisk. Jika ada kebocoran arus sedikit saja dalam casing yang kemudian menjalar ke flashdisk, bisa jadi menyebabkan flashdisk mengalami malfungsi. Begitu pula jika tanpa diduga ada pengaruh dari listrik statis pada lingkungan di seputar terminal USB. Hal ini diperburuk dengan kualitas casing komputer yang kebanyakan beredar di Indonesia seringkali tidak memenuhi standar keamanan grounding listrik.
Solusi:

  • Bebaskan CPU dari arus listrik apapun selama beberapa saat. Matikan komputer, cabut perangkat USB Anda berikut semua kabel power yang masuk ke CPU dan Monitor. Tunggu 20 hingga 30 menit kemudian nyalakan seperti biasa. Untuk sebagian besar kasus, cara ini terbukti ampuh. Terkadang port USB yang longgar juga bisa jadi sebab gagalnya deteksi hardware USB.
  • Jika masih belum terdeteksi, gunakan Device Manager untuk melakukan scan guna menemukan hardware baru atau informasi perubahan hardware. Untuk melakukannya, Klik Start > Run > Ketik “devmgmt.msc” (tanpa tanda kutip) [OK].
    Dari Menu Action, pilih “Scan for Hardware Changes“. Pilihan ini akan mengaktifkan deteksi hardware Windows untuk menemukan perangkat yang baru diinstall. Setelah selesai, tutup semua Device Manager dan Control Panel. Perhatikan apakah perangkat USB sudah berhasil dideteksi.
  •  Jika cara tersebut tidak berhasil, coba langkah berikut:
    Disable fasilitas Power Management of the USB hub. Untuk melakukannya, ikuti langkah berikut:
    Klik Start > Run > Ketik “devmgmt.msc” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan [OK].
    Tampilkan semua entri pada bagian Universal Serial Bus Controller, kemudian ikuti langkah berikut untuk tiap USB Root Hub yang tersedia.
    - Klik kanan USB Root Hub > Klik Properties
    - Klik Tab Power Management
    - Klik untuk menghilangkan pilihan pada check box “Allow the computer to turn off this device to save power“, akhiri dengan [OK].


2. Terjadi kesalahan Instalasi driver
Saat perangkat USB ditancapkan ke komputer (bahkan mungkin saat proses instalasi otomatis) driver USB tidak terinstall dengan baik dan justru mengakibatkan kerusakan fatal pada driver-driver USB lain.
Solusi:
Hilangkan semua device yang tersembunyi di Device Manager dengan cara sebagai berikut:
1. Klik Start > Run > Ketik CMD [OK],
2. Ketik “set DEVMGR_SHOW_DETAILS=1?” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan ENTER.
3. Ketik “set DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES=1?” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan ENTER.
4. Ketik “start devmgmt.msc” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan ENTER.
5. Klik menu View > Show Hidden Devices.
6. Pada panel sebelah kiri, Klik tanda “+” untuk melihat isi Imaging devices, Unknown Devices dan USB Devices.
7. Apakah Anda menemukan USB Devices dan Unknown Devices (termasuk yang berwarna abu-abu)? Jika iya, Klik Kanan > Uninstall.
3. Perangkat USB sebelumnya berjalan Normal Kemudian tiba-tiba Tidak ada respon tanpa sebab yang jelas
Solusi:
Lakukan langkah berikut ini:
A) Hapus semua file oem*.inf dengan cara:
1. Klik Start > Run > Ketik “cmd” (tanpa tanda kutip)
2. Dalam Command Line ketik baris perintah berikut (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan [ENTER] pada tiap akhir perintah:
“cd \windows\inf” [ENTER]
“ren infcache.1 *.old” [ENTER]
“ren oem*.inf *.old” [ENTER]
“del C:\windows\setupapi.log” [ENTER]
B) Hapus semua entri registri dalam HKEY_LOCAL_MACHINE/Enum/USB yang dimulai dengan VID
Dengan menghapus entri VID dari registri, PC akan mendeteksi ulang hardware dan melakukan Restart.
Perhatian: Jika Anda menggunakan keyboard atau mouse USB, jangan hapus entri VID untuk perangkat tersebut karena bisa mengakibatkan Windows melakukan Restart dengan benar. Ikuti langkah berikut ini:
1. Klik Start > Run > Ketik “regedit” [ENTER] (tanpa tanda kutip) Selanjutnya Registry Editor akan muncul.
2. Masuk ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Enum\USB.
3. Pilih dan hapus semua entri VID_….
 

Jika Anda mengalami masalah saat menghapus registri ini, mungkin Windows masih membatasi Permissions agar VID_ tidak terhapus. Atasi dengan cara berikut:
a) Klik kanan pada Key yang akan dihapus > Pilih Permissions. Selanjutnya Window Permissions for The VID_… akan muncul.
b) Pilih semua check box dalam sesi Group atau Usename, pilih Allow pada Full Control.
c) Klik Apply dan akhiri dengan [OK]
4. Matikan komputer.
C) Hubungkan kembali perangkat USB ke PC
1. Dengan kondisi komputer sedang mati, tancapkan perangkat USB pada port USB.
2. Restart Komputer.
3. Window ‘A New Hardware Detected’ akan muncul dan mendeteksi ulang hardware Anda.
4. Perangkat USB sejak Awal tidak terdeteksi dan berfungsi normal atau sebenarnya berfungsi namun di tengah-tengah proses Anda mendapatkan pesan “USB Device has Malfunctioned“.
Solusi:
1. Coba gunakan Kabel USB yang lebih pendek ukurannya.
2. Coba tancapkan perangkat USB ke port USB PC di bagian belakang. Terkadang port USB di bagian depan PC kekurangan catu daya sehingga menyebabkan perangkat mengalami error
3. Sejumlah perangkat USB 2.0 tidak kompatibel dengan port USB 1.1. Cobalah secara bergantian di port USB 1.1 dan USB 2.0 untuk mengetahui apakah ini yang jadi masalah.
4. Coba downgrade semua Port USB dari versi 2.0 ke 1.1, Anda dapat mengubah setting ini lewat BIOS.
5. Jika tetap gagal, cobalah perangkat USB tersebut di komputer lain. Dengan begitu Anda bisa tahu mana yang jadi biang keladinya, perangkat USB atau port USB Anda.

Selesai.

Baca Juga : Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Related Posts:

Membuat dan Mengganti Favicon Blogger

Sudah Tahukah anda yang namanya Favicon? Kalau belum, Favicon adalah ikon kecil yang muncul di pojok kiri address bar dan pojok kiri tab. Secara Default Favicon blog berbasis Blogger / Blogspot adalah simbol B dengan background Jingga. Tentunya anda ingin punya favicon sendiri untuk branding blog anda kan? Bagaimana cara membuat favicon yang gampang, lalu menampilkannya di blog? Ikuti langkah-langkahnya.



Pertama anda harus punya gambaran untuk favicon. Bagi Anda yang menguasai software grafis, Anda boleh membuat sebuah logo dengan Adobe Photoshop, Illustrator, CorelDraw, atau software grafis apapun yang Anda kuasai. Lalu ekspor ke gif, png atau jpg. Jika Anda tidak menguasai Software grafis, anda bisa gunakan ICON Gratis dengan Googling atau bahkan foto yang ada di HardDisk anda.


Lalu upload file tersebut ke website FavIcon From Pics dengan menekan Browse. Contreng pilihan "Animate Favicon" jika anda menginginkan favicon animasi. Lalu klik "Generate Favicon.ico".



Selanjutnya download Favicon yang dihasilkan dengan mengklik tombol "Download Favicon".



Extract file zip yang dihasilkan. Lalu upload favicon.ico dan animated_favicon1.gif (Favicon Animasi) ke file hosting gratis seperti Google Pages, Photobucket.


Sekarang, login ke Blogger. Pilih Layout -> Edit HTML.


Copy kode di bawah ini:

<link rel="shortcut icon" href="favicon.ico" />




<link rel="icon" href="animated_favicon1.gif" type="image/gif" />



Lalu paste persis di bawah baris kode berikut:

<b:include data="blog" name="all-head-content"/>






Sekarang ubah alamat URL favicon dengan URL tempat anda menyimpan file favicon di file hosting. Lihat gambar di atas, klik untuk melihat lebih besar. Perhatikan, bagian yang dihighlight adalah contoh URL yang telah diubah. Ubah juga alamat URL favicon animasi (animated_favicon1.gif) jika anda memang menginginkannya. Periksa lagi apakah alamat URL sudah benar.


Simpan Template. Lihat hasilnya. Jika favicon belum muncul, Refresh Browser.


Selamat mencoba!


Baca Juga : Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Related Posts:

Definisi Antena

Antena adalah transduser yang memancarkan atau menerima gelombang elektromagnetik . Dengan kata lain, antena mengkonversi radiasi elektromagnetik menjadi arus listrik, atau sebaliknya. Antena umumnya kesepakatan dalam transmisi dan penerimaan gelombang radio , dan merupakan bagian penting dari semua radio peralatan. Antena digunakan dalam sistem seperti radio dan televisi siaran, to-point-point radio komunikasi, LAN nirkabel ,telepon seluler , radar , dan pesawat ruang angkasa komunikasi. Antena yang paling umum digunakan di udara atau angkasa luar , tetapi juga dapat dioperasikan di bawah air atau bahkan melalui tanah dan batuan pada frekuensi tertentu untuk jarak pendek.


Secara fisik, antena merupakan susunan satu atau lebih konduktor , biasanya disebut elemendalam konteks ini. Dalam transmisi, sebuah arus bolak dibuat dalam unsur-unsur dengan menerapkan tegangan pada terminal antena, menyebabkan sebuah unsur untuk memancarkan medan elektromagnetik . Pada resepsi, invers terjadi: medan elektromagnetik dari sumber lain menginduksi arus bolak dalam elemen-elemen dan tegangan yang sesuai di antena's terminal.Beberapa menerima antena (seperti parabola dan tanduk jenis) menggabungkan permukaan reflektif dibentuk untuk mengumpulkan gelombang radio mencolok mereka dan mereka langsung atau fokus ke elemen konduktif yang sebenarnya.

Baca Juga : Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Related Posts:

Penangkal Petir

Anti Petir

Sebuah penangkal petir atau konduktor petir adalah sebuah batang logam atau konduktor yang dipasang di atas sebuah gedung/tower dan elektrik terhubung ke tanah melalui kawat, untuk melindungi bangunan dalam peristiwa kilat . Jika petir menyerang bangunan itu preferentially akan menyerang batang, dan dilakukan tanpa membahayakan ke tanah melalui kawat, bukan melewati gedung, mana bisa mulai kebakaran atau menyebabkan listrik. Sebuah penangkal petir adalah sebuah komponen dalam suatu sistem proteksi petir .Selain batang ditempatkan secara teratur pada bagian tertinggi dari struktur, sebuah petir biasanya menyertakan sistem proteksi jaringan atap konduktor, jalur konduktif beberapa dari atap ke tanah, sambungan ikatan ke objek logam dalam struktur dan jaringan pembumian .Penangkal petir atap adalah strip logam atau batang, biasanya dari tembaga atau aluminium. sistem proteksi petir yang diinstal pada struktur, pohon-pohon, monumen, jembatan kapal air atau untuk melindungi dari kerusakan petir.

Baca Juga : Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Related Posts:

Guy Mast


Guy Mast

Guy mast adalah jenis tower yang berupa tiang pancang tunggal yang dikaitkan dengan tali-tali baja yang membentang dari tower sampai tanah dengan jarak ± 0.5 m dari tower dan sudut ± 600. Jenis tower ini memiliki ketinggian antara 50 m sampai dengan 70 m. Penggunaan guyed mast sebagai tower telekomunikasi masih jarang di Indonesia. Biasanya tower jenis ini dipakai untuk pemancar radio.

Baca Juga : Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Related Posts:

Perangkat di BTS GSM

BTS (TRE 1800)

Antenna BTS (bentuknya persegi panjang), berfungsi mengakomodasi hubungan antara Mobile equipment (hp) dan perangkat BTS yang terhubung dengan antenna tsb. Sedangkan fungsi antenna MW (bentuknya seperti genderang), biasanya untuk mengakomodasi hubungan antara BTS dan BSC. Output power untuk BTS, terus terang saya tidak begitu mengerti. Sedangkan untuk perangkat radio MW, biasanya sekitar 27 dBm atau 0.5W (untuk frek. 7 atau 8 GHz), dan sekitar 25 atau 23 dBm (untuk frek. yang lebih tinggi). Tapi, output power dari perangkat radio MW, juga tergantung lebar bidang (bandwidth) yang dipancarkan. Semakin besar bandwidhtnya, semakin kecil output powernya.



Transmisi (Link)
Antenna BTS secara umum ada dua type : OMNI antenna dan PANEL antenna.
Antenna yg berbentuk Parabola adalah antenna untuk Microwave (Transmission system). Ada macam-macam antenna utk MW: Grid pack, horn,etc.) Salah satu fungsi penutup tersebut untuk melindungi element didalam antenna, untuk menahan tiupan angin.

Pada antenna Microwave (MW) Radio, yang bentuknya seperti rebana genderang, itu termasuk jenis high performance antenna. Biasanya ada 2 brand, yaitu Andrew and RFS. Ciri khas dari antenna high performance ini adalah bentuknya yang seperti gendang, dan terdapat penutupnya, yang disebut radome. Fungsi radome antara lain untuk melindungi komponen antenna tsb, dari perubahan cuaca sekitarnya.

Antenna Gain bermacam-macam, untuk GSM yang di pasang di semi-urban biasanya berkisar antara 15-18 dB. Untuk antenna MW, tergantung dari diameter antenna tersebut, semakin besar diameternya, semakin besar gain antenna tsb, berkisar antara 30-40 dB

Antenna GSM bisa dual band bisa juga single band. Jadi utk antenna dualband, GSM900 dan GSM1800 BTS bisa diconnect ke antenna yang sama. Kalau pake single band antenna, biasanya antenna GSM900 lebih besar daripada antenna GSM1800 (dari prinsip dipole antenna = 1/2 lambda) Transmisi untuk BTS sebagian besar memakai MW atau leased line, jarang ynag memakai Fibre Optic, alasannya nggak efisien dg FO, krn 1 BTS umumnya hanya membutuhkan 1x2Mb link.

Pita 900/1800 MHz, itu merupakan frekuensi yang dipancarkan oleh antenna BTS dan merupakan frekuensi yang ditangkap oleh Mobile Equipment (handphone kita). Sedangkan antar link BTS, komunikasinya lewat BSC dan MSC. Jadi, antar BTS tidak bisa saling berkomunikasi secara langsung. Koneksi dari BTS ke BSC itu biasanya pake MW radio, karena biasanya cuma butuh 1x2MBps (E-1). Sedangkan dari BSC ke MSC, biasanya menggunakan Microwave dengan kapasitas besar, sampai 1xSTM-1, atau menggunakan koneksi FO (untuk kota-kota besar).

Perangkat yang ada didalam Shelter site : BTS, Microwave indoor unit dan Rectifier system.ruangan ber-AC dg tujuan untuk menjaga suhu didalam ruangan pada suhu optimum (+20C) sehingga life time equipment akan terjaga

BTS biasanya dicatu dengan DC supply (-48 V), yang dihasilakn oleh Rectifier system. Rcetifier system ini dilengkapi dengan battery yang akan memback-up systam bial main PLN mati, biasanya back-up time berkisar antara 2 - 4 jam tergantung dari desainnya

pemandu gelombang (Wave Guiding) diaplikasikan ke jalur transmisinya dalam 1 BTS, Pemandu Gelombang merupakan media solid (bukan udara) yang digunakan untuk mengantarkan gelombang microwave (RF). Penggunaan secara praktis (dilapangan), wave guide ini biasa juga disebut sebagai feeder. Wave Guide ini digunakan pada radio MW yang full indoor ==> biasanya untuk kapasitas transmisi yang besar, sampai dengan NxSTM-1 (dimana N=bilangan bulat, Sedangkan, untuk radio MW yang mempunyai kapasitas agak kecil, sampai 16x2 Mbps (16 E1), biasanya menggunakan radio MW indoor dan outdoor type. Nah, interface antara indoor unit (IDU) dan oudoor unit (ODU), biasanya menggunakan coaxial cable (IF cable), karena gelombang yang pancarkan dari IDU ke ODU adalah pada level IF. Dari ODU ke antenna, biasanya langsung menempel (untuk frek. lebih dari 10 GHz), jadi tidak dibutuhkan pemandu gelombang. Sedangkan untuk frek. 7 atau 8 GHz, dimana ODU dan antenna tidak menempel, digunakan low loss cable, untuk menghantarkan gelombang RF, dari ODU ke antenna. Meskipun demikian, tren yang ada saat ini, MW radio yang tidak full indoor type, sudah bisa mengakomodasi traffic sampai level STM-1.

Frekuensi mempengaruhi besarnya sel yang diinginkan, tetapi yang paling utama adalah faktor desain dari operator yang bersangkutan. Penentuan jarak antar BTS, itu dipengaruhi banyak hal. Diantaranya kepadatan pengguna pada area tsb atau jangkauan yang ingin dicapai oleh BTS tsb. Kedua hal tsb, sangat berlawanan. Bila kita ingin mendapatkan jangkauan yang luas untuk 1 BTS, maka jumlah pelanggan yang dilayani akan berkurang. Karena pada sistem GSM, tiap BTS sudah mempunyai alokasi frekuensi tersendiri, yang biasa disebut FA (frequency assignment). Karena tiap GSM menganut sistem TDMA (time division Multiple Access), maka tiap frekuensi bisa dibagi-bagi dalam 8 time slot. Tiap time slot, hanya bisa diisi oleh 1 orang pelanggan, dalam 1 waktu. Pada tiap BTS, bisa dialokasikan beberapa frekuensi (FA), tergantung dari design networknya. Jadi, bila sang designer menginginkan jumlah pelanggan yang bisa dilayani dalam 1 daerah banyak, maka dia harus meletakkan banyak BTS dalam 1 daerah (coverage dari BTS tsb jadi sempit) ==> diaplikasikan dalam daerah perkotaan. Begitu juga sebaliknya, bila sang designer menginginkan coverage yang luas untuk tiap BTS, maka ia harus mengorbankan jumlah pelanggan dalam area tsb.

Sedangkan untuk CDMA, menggunakan sistem yang berbeda. Karena platform dari CDMA adalah spreadspectrum (menyebarkan informasi dalam suatu lebar spektrum tertentu), maka penentuan jumlah pelanggan didasarkan pada kemampuan dari mesin CDMA untuk membangkitkan kode-kode unik, yang akan membedakan masing-masing pelanggan. Jadi, semua pelanggan dalam area BTS tsb menggunakan frekuensi yang sama, tapi tiap-tiap pelanggan yang akan berkomunikasi dengan BTS tsb akan mempunyai kode unik, yang hanya bisa diidentifikasi oleh BTS tsb. Apakah ada batasan jumlah pelanggan dalam 1 BTS CDMA? Pasti ada. Karena penambahan jumlah pengguna dalam 1 area, akan meningkatkan error yang kemungkinan terjadi (teori CDMA dan spreadspektrum). Jadi, para operator CDMA tinggal menentukan maximum error yang diizinkan, dan jumlah pelanggan maksimum yang bisa dilayani oleh BTS CDMA akan mengikuti perhitungan tsb. Nah, ini dia yang menjelaskan mengapa kalau untuk CDMA, 1 BTS bisa mempunyai jarak yang sangat jauh, dengan BTS lain (terutama didaerah pedesaan).

perbedaan BTS dan BSC (Base Station Controller)
Karena BSC merupakan "Controller" dari BTS, jadi BSC ini dikoneksikan dengan beberapa BTS, sehingga yang "agak tampak dari luar" adalah BSC site biasanya punya Antenna MW transmisi yang lebih banyak. Juga Site BSC biasanya lebih besar, dengan adanya perangkat Genset, TRS yang lebih banyak dst

Grounding BTS berbeda dg penangkal petir. Fungsi utama dari grounding untuk menjaga impedansi tetap stabil, mencegah kebocoran rambatan listrik

Interkoneksi BTS<->BSC<->MSC, biasanya masih menggunakan MW radio ==> ini hanya pada level phisical layer (OSI layer 1). Oya, persinyalan antara BTS<->BSC adalah proprietary, maksudnya setiap vendor (ericsson, nokia, siemens, alcatel, huawei, etc.) mempunyai protokol khusus tersendiri. Jadi, BTS-nya ericsson, nggak bakalan bisa dihubungkan ke BSC-nya nokia, dan sebaliknya. Sedangkan untuk interkoneksi BSC<->MSC, biasanya menggunakan MW radio dengan kapasitas lebih besar, atau menggunakan fiber optik. Nah, kalo dari BSC ke MSC, itu sudah ada pengaturan persinyalannya. Biasanya disebut CCS-7 (common channel signalling, versi 7). tapi kalo udah ada yang versi 8, Jadi, BSC nokia, bisa aja dikoneksikan ke MSC-nya ericsson atau siemens. Begitu juga sebaliknya. Oya, interface dari BTS ke BSC adalah E1, sedangkan dari BSC ke MSC, biasanya juga E1. Tapi ada juga yang mesti STM-1. Tergantung spesifikasi dari masing-masing vendor.

Pada microwave radio, memang rentan untuk terjadi interferensi, terutama dalam kota-kota yang besar. Nah, setiap band frekuensi, dibagi menjadi beberapa sub-band, biasanya ditandai dengan alphabetical. Kemudian, setiap sub-band biasanya masih terdiri dari beberapa channel. Kiat untuk menghindari iterferensi adalah dengan melakukan tes RFI (radio frekuensi interference), sebelum kita membuat (manufacture) dan meng-instal perangkat MW radio kita. RFI test dilakukan dengan melakukan scanning terhadap frekuensi tertentu, pada daerah tertentu. Tujuan RFI ini adalah untuk mengetahui, apakah pada frekuensi tertentu subband tertentu dan channel tertentu, sudah ada yang menggunakan atau belum.

Frequency bervariasi, mulai 7, 8, 13, 15,18, 23, 26 , 38 GHz. Didalam band tersebut msh ada Sub-band lagi, jadi hrsnya msg-msg operator punya lokasi tersendiri dari pemerintah untuk menghindari interferensi.

Baca Juga : Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Related Posts:

Perangkat Tower

Tak kenal maka tak sayang, walau sering dilihat belum tentu BTS kita perhatikan. Asal tahu saja komponen satu ini merupakan “penyambung lidah” ponsel anda

BTS kian hari semakin bertebaran dimana-mana, mulai dari pertokoan, mall-mall, sekolah, rumah sakit hingga perumahan. Singkat kata nama BTS (Base Tranceiver Station) begitu populer nya dikenal masyarakat. Tidak peduli menggunkana jaringan GSM atau CDMA, asal berbasis wireless sudah pasti, dan mau tidak mau harus berhubungan dengan sang BTS. Dalam komponen suatu BTS sebenarnya terdiri dari berbagai macam perangkat penting. Hanya saja yang paling populer yakni komponen tower (menara), sebab memang tower lah yang paling jelas dilihat orang. Selain tower, rangkaian utama lain yakni shelter (rumah BTS), dan feeder.

Pada tulisan ini akan diulas mengenai shelter BTS, sebuah bangunan yang menyertai kehadiran setiap jaringan operator dimana pun. Umumnya shelter BTS berdimensi tiga kali tiga meter, dengan cat warna putih. Di dalamnya terdapat berbagai perangkat penting, diantaranya adalah module combiner, module per carrier, core module (module inti), power supply, fan (kipas) pendingin, dan AC/DC converter. Seperti terlihat di gambar, seluruh perangkat dalam shelter BTS tidak ubahnya seperti rak-rak besi, atau malah lebih mirip lemari pendingin. Rak besi ini disebut juga sebagai BTS equipment (BTSE). Untuk mentenagai perangkat tadi rata-rata diperlukan range antara 25 sampai 45 watt, tergantung module dan hardware yang digunakan.

Dalam dunia jaringan telekomunikasi selular, perangkat seperti BTS termasuk dalam sisi BSS (Base Station Subsystem). Selain komponen BTS, dalam BSS juga dikenal BSC (Base Station Controler), dimana dalam alur sistem yang beberapa BTS ditangani oleh satu BSC. Disamping sisi BSS, secara keseluruhan juga dikenal komponen SSS (Switching Subsystem), dalam SSS mencakup kombinasi dari berbagai perangkat seperti MSC (master switching control), HLR (home location register), dan VLR (visitor location register). Singkatnya dalam jaringan GSM terdapat tiga komponen utama yakni BSS, SSS, dan intelligent network.

Dari ketiga komponen utama diatas sisi BSS merupakan yang paling banyak bersinggungan dengan pengguna. Kenapa istilah BTS bisa begitu populer ?, sebab memang BTS lah komponen jaringan GSM yang pertama kali koneksi dengan ponsel Anda. Di Indonesia dikenal berbagai macam vendor BTS yang cukup populer, seperti Alcatel, Ericsson, Huawei, Motorola, Siemens dan Nokia. Kesemuanya memasarkan produk yang relatif serupa kepada para klien, yakni operator selular. Siemens merupakan vendor terbesar untuk pangsa radio station dan switching di Indonesia, dengan menguasai sekitar 60 persen dari pangsa pasar. Dimana Siemens memasok seluruh dari ribuan BTS XL, sebagian BTS Satelindo dan Excelcom. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini digambarkan mengenai alur sistem informasi yang terdapat pada komponen BSS.



Alur Sistem BSS

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengikuti alur sistem jaringan. Sebagai ilustrasi, pertama terpancar data atau signal dari ponsel yang diterima oleh antena (cell), dimana data atau signal tersebut dipancarkan lewat udara dalam area coverage cell BTS. Kedua data atau signal yang telah diterima oleh antena disampaikan melalui feeder (kabel antena), yang selanjutnya data atau signal tersebut diolah dalam module-module hardware dan software BTS. Setelah itu tercipta output data yang diteruskan ke rangkaian luar BTS, yakni BSC. Untuk menghubungkan transmisi antara BTS dan BSC dipergunakan microwave (berbentuk bulat mirip rebana).


Microwave

Microwave

“Microwave dipergunakan untuk menggantikan peran fungsi kabel, seperti PCM cable atau fiber optic. Namun baik microwave dan fiber optic memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing”, ujar Hendarmin, technical instructor ICM Training Center Siemens. Kelebihan microwave ialah infrastruktur yang dibangun lebih murah, sedang kekurangan microwave kapasitas lebih rendah, kualitas bisa lebih buruk jika terjadi gangguan di udara. Lalu alternatif lain fiber optic, dengan kelebihan kapasitas lebih besar (fisik lebih kecil) ditunjang kualitas data lebih baik.
Sedang kekurangan fiber optic investasi lebih mahal, sebab memerlukan penggalian tanah atau laut. Excelcom merupakan operator yang mempopulerkan penggunaan fiber optic guna mendukung transmisi, istilah yang dulu dikenal dengan Connetrix. Selain itu microwave juga dapat dipergunakan untuk mendukung koneksi dari BSC ke TRAU (Transcoder and Rate Adaptation Unit), atau dari TRAU ke MSC. Proses alur tadi juga bisa berjalan dari arah sebaliknya. TRAU merupakan jalur penghubung dari BSS ke komponen SSS.



Jenis dan kelas BTS


Feeder BTS
Kembali ke perihal BTS yang kita kenal, dalam istilah BTS juga dikenal berbagai pembagian kelas. Semisal untuk penempatan BTS, dibagi kedalam kelas indoor dan outdoor. BTS indoor mempunyai spesifikasi desain yang lebih ramping atau simpel, dan relatif lebih awet karena ditempatkan di dalam ruangan. Namun BTS indoor juga memiliki kelemahan pada penempatan ruangan tersendiri yang harus dilengkapi AC (air conditioner) sebagai pendingin. Rentang suhu yang dapat diterima komponen BTS antara –5 hingga 55 derajat celcius. Umumnya perangkat BTS ini yang terdapat di dalam shelter dan mall-mall.


Selain itu terdapat BTS outdoor yang mempunyai spesifikasi tidak memerlukan ruangan khusus, dapat ditempatkan di dinding (wall mounted), terowongan, dan dipinggir jalan. Sifatnya yang lebih fleksibel tidak lepas dari adanya kekurangan seperti desain yang lebih besar dan berat. Perbedaan biasanya hanya pada rack, tapi isi module nya hampir sama dengan BTS indoor.


BTS outdoor


BTS Outdoor
Hendarmin yang juga aktif melatih engineer operator GSM menyebutkan kemampuan BTS juga dipengaruhi oleh kapasitas yang tersedia. Kapasitas dalam hal ini menyangkut daya tampung Trx (Tranceiver) atau frekuensi. Biasanya dalam satu tower BTS terdiri dari 3 Trx. Dimana satu Trx memiliki delapan time slot, artinya time slot inilah yang digunakan oleh subscriber pelanggan untuk melakukan komunikasi selular. Dari delapan time slot, satu time slot khusus digunakan untuk signaling yang berfungsi untuk membawa informasi tetntang parameter cell. Biasanya satu time slot ini juga dipergunakan untuk komunikasi data seperti GPRS. Sisanya tujuh time slot biasa digunakan untuk komunikasi voice. Jadi satu cell yang memiliki tiga Trx (3 x 8 time slot) – 1 time slot, artinya terdapat 23 time slot yang bisa digunakan oleh 23 pelanggan secara bersamaan.



BTS Indoor



BTS Indoor



Hubungan Antara Cell dan Coverage


Cell dalam BTS mempunyai kaitan erat dengan coverage (area layanan). Besar kecil nya cell tentu berpengaruh pada performa jaringan yang diterima oleh pelanggan. Penyediaan cell pun tidak terlepas dari faktor kontur permukaan bumi. Seperti tanah lapang, pegunungan, dan daerah gedung bertingkat mempunyai kebijakan tersendiri dalam pemasangan cell BTS. Berikut ini dijelaskan beberapa tipe cell, dan luas coverage yang mampu dicakup.







TRX BTS

Macro cell – jenis ini yang paling gampang dilihat, sebab ditempatkan di atas gedung tinggi atau tower dengan ketinggian sekitar 50 meter lebih. Ciri dari macro cell yakni memiliki transmit power yang tinggi, dan coverage lebih luas.Umumnya macro cell banyak ditempatkan di daerah pinggiran kota yang mempunyai kepadatan rendah (low traffic). Macro cell sendiri dibagi ke dalam umbrella cell, dan standard cell. Jarak jangkauan bisa berbeda antar operator, tergantung desain yang dibutuhkan. Maksimum macro cell mempunyai jangkauan hingga 35 km, pada realitanya macro cell hanya beroperasi hingga 20 km saja. Ini disebabkan adanya halangan-halangan yang mengganggu penetrasi signal.


Micro cell – jenis ini biasanya ditempatkan di pinggiran jalan atau di sela-sela pojok gedung. Micro cell dirancang bagi komunikasi pelanggan dengan mobilitas tinggi atau dirancang untuk menyerap traffic, misalkan saat menelepon sambil naik mobil. Ciri dari micro cell yakni coveragenya kecil namun kapasitas besar dengan transmit power yang rendah. Biasanya menara BTS micro cell memiliki ketinggian 8 meter, namun banyak juga yang dipasang tanpa antena alias ditempel pada dinding. Micro cell sendiri ke dalam micro cell standar, pico cell, dan nano cell. Maksimum micro cell mempunyai jangkauan antara 500 meter hingga 1 km.

Baca Juga : Nissan X-Trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Related Posts: